Perbedaan zaman pleistosen dan holosen pada zaman neozoikum yang merupakan bagian pembagian zaman prasejarah yang penting yang pernah berkembang di bumi.
Sebelum berkembangnya zaman modern seperti saat ini. Bumi telah mengalami berbagai perkembangan zaman terlebih dahulu berjuta juta tahun yang lalu. Perkembangan zaman dari awal terbentuknya bumi, munculnya berbagai spesies binatang, tumbuhan, manusia purba, dan sebagainya.
Pada perkembangan zaman di bumi terdapat salah satu fase perubahan yang sangat penting di bumi. Bahkan, zaman ini menjadi awal kehidupan manusia pertama kali di muka bumi. Apalagi zaman sebelumnya telah hancur akibat serangan meteor yang mengakibatkan kepunahan massal pada waktu itu. Maka dari itu, zaman ini dianggap sebagai zaman yang terpenting dalam evolusi kehidupan di bumi
Zaman Neozoikum adalah zaman terpenting yang pernah berkembang di bumi. Selain itu, zaman neozoikum dianggap sebagai zaman terakhir pada zaman prasejarah. Pada zaman neozoikum telah berkembang zaman pleistosen dan zaman holosen yang sangat penting bagi kehidupan bumi kemudian hari.
Pada zaman pleistosen dan holosen, bumi telah mengalami kehidupan yang baru seperti munculnya berbagai hewan mamalia dan ditemukannya manusia purba untuk pertama kalinya di bumi. Tentunya hal inilah yang membuat perkembangan zaman neozoikum menjadi sangat penting.
Walaupun begitu, zaman pleistosen dan holosen adalah kedua zaman yang berbeda. Keduanya memiliki kehidupan, ciri, dan sebagainya yang berbeda. Lantas, perbedaan zaman pleistosen dan zaman holosen?
Pada kesempatan kali ini, Blog Pelajaran Sekolah akan membahas perbedaan zaman pleistosen dan holosen. Selain itu, dilengkapi juga dengan pengertian zaman pleistosen dan zaman holosen. Sehingga, sobat akan mengetahui mengenai apa itu zaman pleistosen dan holosen. Maka dari itu, baca terus artikel ini sampai selesai.
Pengertian Zaman Pleistosen Dan Holosen
Gambar Zaman Neozoikum |
Pengertian Zaman Pleistosen
Zaman pleistosen adalah zaman yang berkembang pada zaman kuarter. Zaman pleistosen merupakan bagian dari zaman neozoikum. Zaman pleistosen disebut juga zaman es. Zaman plestosen berlangsung kira-kira tahun 2,52 juta tahun yang lalu sampai 11.700 tahun yang lalu.
Baca Juga: Ciri Ciri Dan Manusia Purba Zaman Pleistosen Lengkap
Pengertian Zaman Holosen
Zaman holosen atau alluvium adalah zaman yang berkembang pada zaman kuarter. Zaman holosen berlangsung sejak kira kira 11.700 tahun yang lalu sampai sekarang. Zaman holosen disebut juga zaman alluvium atau zaman telah mencairnya sebagian besar es yang menyelimuti bumi. Zaman holosen adalah zaman terakhir dari perkembangan zaman prasejarah.
Zaman holosen adalah zaman lahirnya manusia purba jenis homosapiens. Maka dari itu, zaman holosen ditandai dengan munculnya manusia purba jenis homosapiens. Manusia purba jenis homosapiens telah mengalami perkembangan yang sangat maju dibandingkan manusia purba jenis sebelumnya. Hal inilah yang membuat mengapa zaman holosen penting bagi manusia.
Perbedaan Zaman Pleistosen Dan Holosen
Gambar Gua Leang Leang |
Perbedaan Iklim Dan Suhu
Suhu zaman pleistosen dapat mencapai 0 derajat celcius. Sedangkan, suhu zaman holosen mulai normal. Selain itu, keadaan zaman pleistosen terjadi perubahan iklim secara ekstrem. Hal ini membuat hampir seluruh daratan di bumi menjadi diselimuti oleh es.
Perbedaan Waktu Berlangsungnya
Zaman plestosen berlangsung kira-kira tahun 2,52 juta tahun yang lalu sampai 11.700 tahun yang lalu. Zaman pleistosen menjadi awal pembagian zaman kuarter yang merupakan zaman terakhir pada zaman neozoikum dari pembagian zaman prasejarah.
Perbedaan Penanda Zaman
Seperti yang kita ketahui, bahwasannya zaman pleistosen ditandai dengan munculnya es yang menyelimuti hampir seluruh bumi. Hal ini diakibatkan terjadinya perubahan iklim secara ekstrem pada saat itu. Bahkan, perubahan iklim secara ekstrem tersebut dapat mencapai suhu 0 derajat celcius.
Perbedaan Perkembangan Manusia Purba
Manusia purba pada zaman pleistosen awal adalah manusia purba australopithecus afarensis. Manusia purba australopithecus afarensis adalah salah satu manusia purba yang diduga manusia purba pertama yang hidup di bumi. Selain itu, di Indonesia juga ditemukannya manusia purba. Manusia purba yang ditemukan di Indonesia pada lapisan pleistosen adalah manusia purba jenis meganthropus paleojavanicus.
Gambar Manusia Purba Meganthropus Paleojavanicus |
Perbedaan Pembagian Zaman Berdasarkan Geologis
Pada zaman pleistosen, zaman pleistosen terbagi menjadi 3 zaman. Ketiga pembagian zaman pleistosen adalah zaman pleistosen awal (bawah), zaman pleistosen tengah, dan zaman pleistosen akhir (atas).
Sedangkan, pada zaman holosen, zaman holosen terbagi menjadi 5 zaman. Kelima pembagian zaman holosen adalah zaman preboreal, zaman boreal, zaman atlantik, zaman subboreal, dan zaman subatlantik.
Nah, itulah materi mengenai perbedaan zaman pleistosen dan holosen yang perlu sobat ketahui. Selain itu, dilengkapi juga dengan pengertian zaman pleistosen dan holosen. Semoga materi pengertian dan perbedaan zaman pleistosen dan holosen dapat menambah pengetahuan sobat semuanya.
Jangan lupa baca juga artikel lainnya hanya di Blog Pelajaran Sekolah.
Terimakasih Telah Membaca Dan Berkunjung